Sunday, January 16, 2022

goresan

aku masih berlumuran darah

celakaku masih hangat dibicarakan

aku disambut beberapa luka kemarin

oh, banyak.

bolehkah aku beristirahat sejenak, sendiri?

kain ku cukup untuk membalut luka,

tenang saja.

aku enggan mengusap darah di kain orang lain

menyembuhkanku membuang waktumu,

menyakitimu.

aku tak apa sendiri

aku akan bereskan 

sampai ini kering

kau hati-hati ya

Purwokerto, 16 Januari 22



Tuesday, January 11, 2022

abadi

terbaca begitu mudah gelagat jahat

ditebak begitu benar lidah tajam

terekam kuat di ingatan

lakukan saja, teruskan tidak apa-apa

Tuhan Maha Pengampun, bukan?

tenang saja, akupun begitu

tenang saja, perbuatanmu tidak abadi di dendamku

hanya abadi dalam tulisan dari pena malamku.


00:00

berwarna

barangkali pemakluman adalah salah satu cara
atau barangkali khawatir membuat bertahan
atau, atau, atau sedihku menghibur pilumu
atau bahkan ceritaku lucu untuk pukul tigamu
di sini aku ahli berpura-pura tidak peduli
sedangkan engkau ahli berpura-pura mencintai

semuanya berbuah tanda tanya
di tengah-tengah sangat menyala
sebentar saja katamu agar bisa berwarna
disini aku ahli berpura-pura tidak peduli
sedangkan engkau ahli berpura-pura mencintai
bolehkah lepaskan aku agar cepat kita sudahi?

23:49


unnecessary

seminggu ada, setahun pergi 

kerja katanya

tapi ibunya selalu menangis

ucapnya tidak sedih, hanya terkena aroma bawang

kewalahan menggendong anaknya,

lalu kemudian ikut pergi

tanpa penutupan adalah penutupan, bukan?

ssstt.. sudah - sudah, bergunjing itu tidak baik.



kamar mandi

lirih tangis di bawah jendela

menikam pekat pukul dua

pikiran riuh, berisik, pasar malam, kereta api, petir

gelap, semu cahaya kamar mandi

kehausan meneguk racun serangga

setelah bertahun - tahun akhirnya berani juga.


Surakarta, 31 Desember 2021

manipulatif

cerdasnya dikagumi khalayak banyak

tatapannya tajam, tulus gestur tubuhnya

bisa menjelma apa saja, yang pasti diterima

padahal menipu tujuan utama

kalimat terlontar manis dari tenggorokannya

lagak memikat lawan bicara.

kepercayaan ia dapat perlahan

nah! begitu kan bisa dimanfaatkan, batin otaknya

kejam yang manis,

yang menggubris, dibuatnya habis

sampai berakhir tragis.


sonia is bored,

2021.

tinta

aku menulis pakai tinta merah

tinta hitamku entah kemana,

sepertinya dimaling


2019.

kosong

rain or shine, i don't feel a thing" - 

karya-karyanya lapuk terpendam. 

tulisannya enggan lagi meniup keramaian sosial media.

kebahagiaan,kesedihan, goresan luka, 

dan segala yang sudah dirasa berlalu begitu saja. 


hingga merenung hampa, batin berkata

"aku sudah melewati semuanya, lalu apa?"

dua tahun meninggalkan lembar ini, jika hampa memutuskan kembali lagi, 

seperti siapa? familiar sekali, ya?


sonia is bored

22.




aduh

yang lama, yang baru

yang datang, yang pergi

yang lahir, yang mati

tumbuh satu, sembuh setengah


oh belum selesai masa lalu nyonyah.




Purwokerto, 2021.


tulisan yang tak kunjung sampai pandangku kabur di ingatan yang tak kunjung mati ia penuh dalam laci lemari, rel kereta api, atau bahkan sel...