pada arah, aku kini menghindari banyak darah
pada langkah, aku pun hindari salah arah
karena katamu "kau ini mudah tersesat, biar aku saja."
nyala pada lampu, kehangatanku
nyatanya masih kurang untukmu
jadi aku pergi dulu
dan padamu, selesaikan sebelum timbul air mata baru
No comments:
Post a Comment